Sosialisasi Pengukuran Geospasial Lahan Pertanian Kec. Wonosegoro

BOYOLALI  – Kali ini BPP Kecamatan Wonosegoro melaksanakan fungsinya sebagai Pusat Informasi dengan melaksanakan Sosialisasi Pengukuran Geospasial Lahan Pertanian. Kegiatan ini dibiayai dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik Tahun Anggaran 2023 melalui mekanisme APBD Kabupaten Boyolali, yang dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok tani Tani Makmur Desa Bolo Kecamatan Wonosegoro. Data Geospasial adalah data tentang lokasi geografis, dimensi atau ukuran, dan/atau karakteristik obyek alam dan/atau buatan manusia yang berada di bawah, pada, atau di atas permukaan bumi.

Materi inti Sosialisasi Pengukuran Geospasial Lahan Pertanian disampaikan oleh Mas Angga Surya Wijaya, Penyuluh BPP Wonosegoro; selain materi sosialisasi juga di kaitkan dengan penjelasan e-alokasi RDKK Pupuk Bersubsidi, dilajutkan dengan sesi diskusi yang ditanggapi oleh narasumber dan Koordinator serta penyuluh BPP Wonosegoro.

1.   Data dan informasi Geospasial, seluruh jenis data dan informasi yang memiliki unsur lokasi yg berada dipermukaan bumi di dalam dan diatas permukaan bumi;

2.   Pendataan lahan berbasis spasial bidang lahan pertanian dengan by name by addres dengan data spasial meliputi pemilik lahan dan/ atau penggarapnya

3.   Informasi Geospasial adalah Data Geospasial yang sudah diolah sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu dalam perumusan kebijakan, pengambilan keputusan keputusan, dan/atau pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan ruang kebumian.

4.   Hasil pendataan lahan pertanian dengan data spasial akan diperoleh data atribut lahan meliputi pemilik, penggarap, luas lahan, letak lahan secara spasial, serta data-data lain yang secara dinamis dapat ditambahkan sesuai kebutuhan, misalnya peta kelompok tani, peta gapoktan, komoditas yang diusahakan per petani/ kelompok tani/ desa, komoditas unggulan dan lain-lain