Petani Klaten Belajar Tembakau ke Boyolali

Selo, 27 Agustus 2025. Sebanyak 50 orang petani tembakau dari Klaten mengikuti Kunjungan Belajar ke Boyolali yang diadakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Klaten. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar langsung tentang budidaya tanaman tembakau dimana peserta yang mengikuti kegiatan adalah para petani tembakau  dari beberapa kecamatan di Kabupaten Klaten yaitu Kecamatan Ngawen, Kecamatan Kalikotes dan Kecamatan Tulung. Pemilihan Boyolali sebagai tempat belajar karena kesamaan karakteristik lokasi dan metode pengolahan tembakau. Klaten bagian timur merupakan penghasil tembakau asepan sedangkan Klaten bagian barat merupakan penghasil tembakau rajangan. 

Bertempat di Balai Desa Samiran, Kecamatan Selo, selama satu hari petani tembakau Klaten belajar tentang program pengembangan tembakau di Boyolali dan pola kemitraan dalam pengelolaan usaha tani. Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali, Bapak Suyanta, SP., MM berkesempatan menyampaikan materi terkait dengan strategi pengembangan Tembakau Boyolali. Dalam paparannya, beliau menyampaikan gambaran budidaya tembakau di boyolali, strategi pengelolaan serta intervensi kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan Tembakau. Pada forum yang sama, perwakilan Kelompok Tani Taruna Merapi, Samiran menyampaikan pengalaman terkait budidaya tembakau yang baik serta pola kemitraan yang dijalankan dengan PT. Merabu. Bapak Anjar, mewakili Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Klaten mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan sambutan Pemerintah Kabupaten Boyolali. Beliau berharap ilmu yang diperoleh dari kunjungan ini dapat diaplikasikan dalam budidaya tembakau di Kabupaten Klaten.

Tinggalkan komentar