
Boyolali, 22 Juli 2025. Bertempat di Front One Budget Hotel Boyolali, Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali menerima penghargaan Juara I Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (KRENOVA) Kabupaten Boyolali tahun 2025 kategori DPRD/ ASN/ PD/ BUMD/ BUMN. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana kepada Kristini Boedyarti, STP., MM., Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali. Inovasi yang diangkat adalah Barisan Perlindungan Tanaman (BAPERMAN).
Inovasi BAPERMAN berangkat dari ketergantungan petani terhadap pestisida kimia dalam pengendalian organisme pengganggu tanaman. Penggunaan pestisida kimia selain dapat menyebabkan kerusakan lingkungan juga memerlukan biaya operasional yang cukup tinggi. Solusi yang ditawarkan adalah pengendalian hama terpadu dengan melibatkan petani subjek yang disebut dengan BAPERMAN. BAPERMAN sendiri adalah kelompok masyarakat yang dibentuk di skala kelompok tani atau gabungan kelompok tani yang menjalankan fungsi sebagai inisiator mandiri perlindungan tanaman. Dengan pembekalan dan pendampingan dari Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), BAPERMAN telah memiliki pengetahuan dan keterampilan khusus dalam pengamatan OPT, memahami teknik pengendalian hama dan penyakit tanaman secara cepat dan tepat serta menggunakan metode yang ramah lingkungan. Sebelum adanya BAPERMAN, kelompok tani masih bergantung dengan pupuk dan pestisida kimia. Akan tetapi sejak terbentuknya BAPERMAN, kelompok tani sudah mulai mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida kimia. Saat ini BAPERMAN sudah terbentuk di 3 kecamatan yaitu Kecamatan Wonosegoro, Kecamatan Mojosongo dan Kecamatan Sambi.
Pada kesempatan itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali menyampaikan kebanggaannya dan apresiasi atas pencapaian ini. Penghargaan ini menjadi motivasi kepada seluruh pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali untuk meningkatkan kreatifitas dan memunculkan inovasi-inovasi baru demi kemajuan pertanian di Kabupaten Boyolali.

